Ryana Dea, aktris sekaligus publik figur yang dikenal lewat berbagai sinetron dan FTV, membagikan kisah emosional perjalanannya ke Tanah Suci. Bukan sekadar perjalanan spiritual, pengalaman naik haji itu berhasil mengubah perspektif hidupnya secara menyeluruh. Dalam berbagai unggahan media sosial, Ryana mengungkapkan betapa dalam makna ibadah haji yang ia jalani, terutama saat ia berdiri di Padang Arafah dan menangis di Multazam.

Awal Keberangkatan: Doa yang Terkabul
Sebelum akhirnya berangkat ke Makkah, Ryana mengaku sempat menyimpan keinginan kuat selama bertahun-tahun. Ia dan sang suami, Puadin Redi, selalu menyelipkan doa agar bisa memenuhi rukun Islam kelima ini.
Meski sibuk dengan dunia hiburan dan urusan keluarga, Ryana tak pernah berhenti berharap. Saat undangan haji akhirnya datang, ia mengaku tak bisa menahan air mata. Ia menyebut momen itu sebagai bukti kekuatan doa yang terus ia lantunkan sejak lama.
Perjalanan Spiritual yang Menggugah
Setibanya di Arab Saudi, Ryana langsung merasa atmosfer berbeda. Ia menuturkan bahwa setiap langkah di Tanah Suci mengandung makna mendalam. Tak hanya sekadar menjalankan rukun ibadah, ia juga benar-benar merasakan hubungan personal yang intens dengan Sang Pencipta.
Saat wukuf di Arafah, Ryana menangis tersedu-sedu. Ia merasakan campuran rasa takut, haru, dan bahagia. Suasana yang sunyi di padang yang gersang itu justru menumbuhkan rasa damai di hatinya. Di situlah ia berdoa sepuasnya, tanpa gangguan duniawi.
Doa di Multazam: Titik Puncak Emosi
Salah satu momen paling menggetarkan dalam cerita Ryana terjadi saat ia berada di Multazam. Di tempat yang konon paling mustajab untuk berdoa itu, Ryana memeluk dinding Ka’bah sambil menangis. Ia mengungkapkan semua harapan, luka, dan rasa syukur yang selama ini ia pendam.
Ryana mengaku tak bisa menahan diri ketika mengingat perjuangan hidupnya, kehilangan orang terdekat, dan keberhasilan menjaga rumah tangganya di tengah kesibukan karier. “Saya tidak peduli dilihat orang lain. Saya cuma ingin bicara langsung dengan Allah,” ungkapnya dalam unggahan Instagram.
Rasa Syukur Mendalam
Berbeda dari liburan atau perjalanan kerja, naik haji menurut Ryana justru mengajarkannya tentang kesederhanaan dan kesabaran. Ia mengaku tak sedikit pun mengeluh saat harus berjalan jauh, menunggu antrean, atau menghadapi suhu ekstrem. Sebaliknya, ia merasa bersyukur bisa menjalani semua proses itu.
Dalam unggahannya, Ryana bahkan menuliskan bahwa perjalanan haji membuka matanya terhadap hal-hal yang sebelumnya tampak sepele. Ia menyadari bahwa kesehatan, keluarga, dan waktu adalah nikmat yang sering kali luput dari perhatian.
Ujian di Tengah Ibadah
Tak semua berjalan mulus. Ryana juga menghadapi sejumlah tantangan selama menjalankan ibadah. Ia sempat merasa kelelahan dan mengalami nyeri kaki karena berjalan jauh. Namun, ia tak mau menyerah. Setiap kali tubuhnya lelah, ia mengingat kembali niat awalnya untuk beribadah dan memperkuat spiritualitas.
Selain itu, ia juga menyebut soal rindu terhadap anak-anaknya. Meski berat meninggalkan keluarga sementara waktu, Ryana percaya bahwa ibadah ini akan membawa berkah tak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk anak-anaknya.
Kembali dengan Hati Baru
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, Ryana kembali ke Tanah Air dengan perasaan yang benar-benar berbeda. Ia menyebut dirinya “lahir kembali”, karena merasakan perubahan sikap, pikiran, dan perasaan.
Dalam wawancara dengan awak media, Ryana menyampaikan bahwa ia ingin menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih tenang, dan lebih fokus pada hal-hal yang berarti. Ia berkomitmen untuk menjaga kemurnian niat dan memperkuat ibadah hariannya.
Respons dari Netizen
Unggahan Ryana tentang ibadah hajinya mendapat sambutan luar biasa dari warganet. Banyak pengikutnya yang ikut terharu membaca kisahnya. Mereka membanjiri kolom komentar dengan ucapan selamat, doa, dan harapan agar mereka juga bisa menunaikan haji suatu hari nanti.
Tak sedikit pula yang merasa termotivasi untuk mulai menabung dan merencanakan perjalanan spiritual serupa. Kisah Ryana membuktikan bahwa selebritas pun bisa tampil apa adanya saat berhadapan dengan momen sakral.
Penutup: Haji Bukan Sekadar Rukun
Ryana Dea telah membuktikan bahwa ibadah haji bukan semata-mata ritual fisik. Ia menjalaninya sebagai perjalanan hati, tempat bertemunya harapan, luka, dan pengampunan. Dengan penuh ketulusan, ia membagikan kisah yang bukan hanya inspiratif, tetapi juga mengandung pelajaran spiritual bagi siapa pun yang membacanya.
Melalui pengalaman ini, Ryana mengajak semua orang untuk terus memupuk harapan, menjaga niat, dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Karena ketika hati siap, Allah pasti memberi jalan—bahkan hingga ke Tanah Suci.
Baca Juga: Ria Ricis Dikonfirmasi Soal Kedekatannya dengan Evan DC Music

[url=http://zaezd-pod-klyuch-1122.ru]zaezd-pod-klyuch-1122.ru[/url] .
банкротство граждан [url=www.bankrotstvo-grajdan.ru/]bankrotstvo-grajdan.ru[/url] .
Get paid for every referral—enroll in our affiliate program! https://shorturl.fm/0u2L2
Turn traffic into cash—apply to our affiliate program today! https://shorturl.fm/2WIBb
Drive sales, earn big—enroll in our affiliate program! https://shorturl.fm/HPugc
https://shorturl.fm/l1goD
https://shorturl.fm/qDyOE
https://shorturl.fm/bIZbF
https://shorturl.fm/gjBmD
https://shorturl.fm/W3z3R
https://shorturl.fm/PGrl8
https://shorturl.fm/ir91Z
https://shorturl.fm/2k8Rv
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks! https://www.binance.com/id/register?ref=UM6SMJM3